Kampung Inggris – Kalau kamu sering menulis atau chatting dalam bahasa Inggris, mungkin kamu pernah bingung saat ingin menulis kata “baik” atau “tidak apa-apa”. Kadang kamu lihat orang menulis alright, tapi ada juga yang menulis allright. Sekilas kelihatannya sama, dan artinya pun terasa mirip. Tapi sebenarnya, banyak orang masih bertanya-tanya: manakah yang benar antara alright dengan allright?
Pertanyaan ini cukup penting, apalagi kalau kamu sedang belajar grammar, menulis essay, membuat email formal, atau mengerjakan tugas bahasa Inggris. Salah menulis satu kata mungkin terlihat sepele, tetapi dalam konteks formal, detail kecil seperti ini bisa membuat tulisanmu terlihat kurang profesional.
Nah, di artikel ini kita akan bahas dengan santai tapi lengkap tentang perbedaan Alright, Allright, mana yang benar, kapan digunakan, dan bagaimana cara memakainya dalam kalimat yang tepat.
Alright dan Allright: Apakah Keduanya Sama?
Secara makna, orang biasanya menggunakan alright dan allright untuk arti yang sama. Misalnya untuk mengatakan “baik”, “oke”, “tidak masalah”, atau “aman-aman saja”.
Contoh dalam percakapan:
- Are you alright?
- Everything will be alright.
- It’s alright, don’t worry.
Kalimat-kalimat ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Namun, meskipun keduanya sering dipakai dengan maksud yang sama, secara aturan bahasa Inggris ternyata ada perbedaan yang cukup jelas.
Jadi, walaupun secara umum orang paham maksudnya, bukan berarti kedua bentuk itu sama-sama benar.
Mana yang Benar: Alright atau Allright?
Jawaban singkatnya yang benar dan lebih diterima secara luas adalah “alright”. Sedangkan allright dianggap sebagai bentuk yang tidak standar. Bahkan dalam banyak konteks formal, kata allright bisa dianggap salah ejaan.
Kalau kamu ingin aman dalam penulisan bahasa Inggris, baik itu untuk tugas sekolah, artikel, email kerja, atau dokumen profesional, sebaiknya gunakan alright, bukan allright.
Kenapa Banyak Orang Menulis “Allright”?
Pertanyaan berikutnya, kalau allright dianggap tidak standar, kenapa masih banyak orang menulisnya? Alasannya karena orang sering mengira kata ini berasal dari gabungan “all” + “right”. Secara logika, “all right” memang berarti “semuanya benar” atau “semuanya baik-baik saja”. Karena itu, banyak orang menyangka kalau versi gabungannya adalah allright.
Padahal dalam bahasa Inggris, bentuk gabungan yang paling diterima adalah alright, bukan allright. Jadi kesalahan ini terjadi karena kesalahan asumsi. Hal ini mirip seperti orang yang mengira “a lot” ditulis menjadi “alot”. Padahal bentuk yang benar adalah “a lot”.
Bentuk yang Paling Formal Sebenarnya: All Right
Sekarang bagian yang menarik. Walaupun alright dianggap benar dan sering dipakai, dalam tulisan formal, banyak grammar expert menyarankan bentuk yang paling aman adalah all right (dua kata). “All right” adalah bentuk yang paling jelas, paling formal, dan paling diterima di berbagai konteks akademik.
Contoh:
- Everything is all right now.
Semuanya baik-baik saja sekarang. - Are you all right?
Kamu baik-baik saja?
Dalam konteks formal, misalnya laporan atau tulisan akademik, all right lebih disukai karena tidak terdengar terlalu santai.
Namun, untuk percakapan sehari-hari atau tulisan nonformal, “alright” tetap sangat umum digunakan.
Jadi Kesimpulannya: Alright vs Allright vs All Right
Supaya tidak bingung, mari kita simpulkan secara sederhana:
- All right = bentuk paling formal dan paling aman untuk tulisan resmi
- Alright = bentuk informal yang diterima luas, sering dipakai dalam percakapan dan tulisan santai
- Allright = bentuk tidak standar, sebaiknya dihindari
Kalau kamu ingin terlihat profesional dan aman dalam penulisan, pilih antara all right atau alright.
Apakah “Alright” Itu Kata Resmi?
Ini pertanyaan yang sering muncul ketika membahas Alright, Allright. Banyak orang mengira alright itu salah karena tidak ditemukan dalam buku lama atau grammar klasik.
Faktanya, “alright” memang dulu dianggap tidak formal dan kurang diterima. Tapi seiring perkembangan bahasa Inggris modern, alright sekarang sudah masuk dalam banyak kamus besar dan dianggap sebagai bentuk yang valid, terutama untuk konteks informal.
Namun, meskipun valid, alright tetap sering dianggap terlalu casual jika digunakan dalam tulisan akademik atau surat resmi. Karena itu, untuk tugas formal atau tulisan profesional, all right biasanya lebih aman.
Contoh Penggunaan “Alright” dalam Kalimat
Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan “alright” dalam konteks sehari-hari:
- I’m alright, thank you.
Aku baik-baik saja, terima kasih. - It’s alright if you can’t come.
Tidak apa-apa kalau kamu tidak bisa datang. - Don’t worry, everything will be alright.
Jangan khawatir, semuanya akan baik-baik saja. - Are you alright? You look tired.
Kamu tidak apa-apa? Kamu terlihat capek.
Kata “alright” sering digunakan dalam percakapan, chat, dialog film, maupun caption media sosial karena terdengar natural dan santai.
Contoh Penggunaan “All Right” dalam Kalimat
Sekarang contoh “all right” yang lebih formal:
- The report looks all right to me.
Laporan itu terlihat baik menurutku. - Everything is all right, no need to panic.
Semuanya baik-baik saja, tidak perlu panik. - Your answer is all right, but it needs improvement.
Jawabanmu sudah benar, tapi perlu ditingkatkan.
“All right” juga sering dipakai ketika seseorang menilai sesuatu, misalnya menilai tugas, laporan, atau kondisi tertentu.
Apakah “Allright” Pernah Benar?
Sebenarnya, allright bukan sepenuhnya “tidak pernah dipakai”. Dalam beberapa tulisan lama atau gaya bahasa tertentu, ada orang yang menuliskannya. Namun, dalam standar bahasa Inggris modern, allright dianggap bentuk yang salah atau setidaknya tidak direkomendasikan.
Bahkan, banyak editor dan guru bahasa Inggris akan mengoreksi allright menjadi alright atau all right. Jadi kalau kamu ingin tulisanmu aman dan tidak terlihat seperti typo, sebaiknya hindari allright.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Alright
Selain salah menulis “allright”, ada juga kesalahan lain yang sering dilakukan pelajar bahasa Inggris. Misalnya menggunakan alright untuk konteks yang terlalu formal.
Contohnya:
- I would like to inform you that everything is alright.
Kalimat itu sebenarnya tidak salah secara grammar, tapi terdengar kurang formal untuk email resmi. Akan lebih tepat jika diganti menjadi:
- I would like to inform you that everything is all right.
Dalam dunia kerja, pemilihan kata kecil seperti ini bisa memengaruhi kesan profesional.
Alright Biasanya Dipakai untuk Apa?
Agar lebih mudah memahami, kamu bisa ingat bahwa “alright” sering digunakan untuk tiga fungsi utama. Pertama, untuk menanyakan kondisi seseorang. Misalnya “Are you alright?” yang artinya “kamu baik-baik saja?” Kedua, untuk menenangkan seseorang. Misalnya “It’s alright” yang artinya “tidak apa-apa”.
Ketiga, untuk menunjukkan persetujuan atau keadaan yang cukup baik. Misalnya “That’s alright” yang artinya “ya, itu oke”. Kata ini sering muncul dalam percakapan karena fleksibel dan mudah dipakai.
Apakah Alright Sama dengan Okay?
Banyak orang juga membandingkan alright dengan okay. Keduanya memang mirip, tetapi ada sedikit perbedaan nuansa.
“Okay” biasanya lebih umum dan bisa dipakai hampir di semua situasi. Sedangkan “alright” sering terdengar lebih emosional atau lebih hangat, terutama ketika digunakan untuk menenangkan seseorang.
Contoh:
- It’s okay.
Ini oke. - It’s alright.
Tidak apa-apa, tenang saja.
Dalam banyak situasi, keduanya bisa saling menggantikan, tapi alright sering terdengar lebih “human” dan lebih natural dalam dialog.
Tips Mudah Agar Tidak Salah Lagi
Kalau kamu masih suka bingung, kamu bisa pakai trik sederhana ini: Jika ingin menulis secara formal, gunakan “all right”. Dan jika ingin menulis santai, gunakan “alright”. Tapi jangan gunakan “allright” karena itu tidak standar. Dengan aturan sederhana ini, kamu tidak akan salah lagi dalam penulisan bahasa Inggris.
Penutup
Jadi, manakah yang benar antara Alright dengan Allright? Jawabannya adalah alright yang lebih benar dan diterima luas, sedangkan allright sebaiknya dihindari karena dianggap bentuk yang tidak standar. Namun, jika kamu menulis dalam konteks formal seperti email kerja atau essay akademik, pilihan paling aman adalah menulis all right dalam dua kata.
Dengan memahami perbedaan Alright, Allright, kamu bisa menulis bahasa Inggris dengan lebih rapi, profesional, dan sesuai konteks. Meskipun terlihat sederhana, detail seperti ini penting agar tulisanmu tidak terlihat seperti typo atau kesalahan dasar.Kalau menurut kalian artikel kami sangat bagus dan bermanfaat, jangan lupa share artikel kami di media sosial kalian. Dan kabarin juga teman kalian yang ingin belajar bahasa Inggris. Jangan lupa untuk follow akun instagram, akun tiktok, dan akun twitter kami ya teman-teman. Kalau kamu tertarik untuk belajar bahasa Inggris, kamu bisa kunjungi website kami disini.












