Kampung Inggris – Menjalani sebuah hubungan asmara memang nggak selamanya mulus kayak jalan tol yang baru diaspal. Ada kalanya kita sampai di sebuah persimpangan di mana kita merasa kalau jalan bareng pasangan udah nggak lagi searah. Memutuskan untuk mengakhiri hubungan atau putus memang momen yang paling berat dan bikin sesak dada, apalagi kalau kamu menjalaninya dengan seseorang yang komunikasinya menggunakan bahasa asing.
Di tahun 2026 ini, hubungan lintas negara atau sekadar pengen menggunakan bahasa yang lebih netral biar nggak terlalu emosional bikin banyak orang mencari cara gimana menyampaikan maksud hati dengan benar. Masalahnya, kalau salah pilih kata, niatnya pengen putus baik-baik malah bisa jadi salah paham yang berkepanjangan. Menggunakan Bahasa Inggris sering kali dianggap bisa memberikan sedikit jarak emosional sehingga kita bisa lebih logis saat berbicara.
Kalau kamu lagi terjebak di situasi yang membingungkan dan merasa harus segera menyudahi hubungan, artikel ini bakal kasih kamu inspirasi. Kita bakal bahas 20 kalimat untuk putus sama pacar dalam bahasa Inggris yang dibagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari yang halus sampai yang sangat tegas.
Kenapa Memilih Kata-kata yang Tepat Saat Putus Itu Penting?
Sebelum masuk ke daftar kalimatnya, kita perlu paham dulu kenapa pilihan kata itu krusial banget. Putus itu sendiri udah menyakitkan, jadi jangan ditambah lagi dengan kata-kata yang kasar atau ambigu. Dalam budaya komunikasi internasional, kejujuran yang dibalut dengan kesopanan adalah kunci utama.
Kalau kamu menggunakan kalimat yang terlalu muter-muter, pasangan kamu mungkin bakal mikir kalau hubungan ini masih bisa diperbaiki, padahal kamu udah pengen banget selesai. Sebaliknya, kalau terlalu kasar, kamu bakal meninggalkan kesan yang buruk seumur hidup. Jadi, pilihlah kalimat yang mencerminkan kedewasaan kamu.
20 Kalimat Untuk Putus Sama Pacar dalam Bahasa Inggris
Berikut ini adalah daftar kalimat yang bisa kamu gunakan sesuai dengan situasi dan kondisi hubungan kamu saat ini.
- “I think we need to talk about where this relationship is going, and I don’t see a future for us together anymore.”
Kalimat ini sangat tegas karena langsung menyebutkan kalau kamu nggak melihat masa depan bareng dia. Ini penting buat menghindari diskusi panjang soal “kasih aku kesempatan lagi.” - “I’ve realized that we want different things in life, and it’s not fair to either of us to keep going like this.”
Fokus pada perbedaan visi dan misi. Ini cara yang elegan buat bilang kalau kalian emang udah nggak cocok secara prinsip. - “My feelings have changed, and I don’t think I can give you the love and commitment you deserve.”
Mengakui kalau perasaan kamu sudah berubah adalah kejujuran yang pahit tapi sangat dihargai daripada terus-terusan pura-pura cinta. - “I don’t feel the same spark anymore, and I think it’s best if we stop seeing each other.”
Cocok buat hubungan yang terasa hambar. “Spark” atau percikan asmara itu penting, dan kalau itu hilang, lebih baik berhenti.
- “I need to focus on myself and my own growth right now, and I can’t do that while being in a relationship.”
Ini adalah cara sopan buat bilang kalau kamu butuh waktu buat “healing” atau fokus ke karier dan mimpi kamu sendiri. - “I’ve realized that I’m not in a place where I can be a good partner to anyone right now.”
Kalimat ini menunjukkan kerendahan hati. Kamu mengakui kalau kamu lagi nggak siap buat berkomitmen. - “I need some space to find who I am outside of this relationship.”
Sering terjadi ketika seseorang merasa kehilangan jati diri karena terlalu lama bergantung pada pasangan.
- “We’ve grown apart, and I feel like we are no longer the same people we were when we started.”
Sangat wajar kalau manusia berubah. Kalimat ini mengakui adanya perubahan karakter yang bikin kalian nggak nyambung lagi. - “I don’t think we are as compatible as I once thought, and it’s causing more pain than joy.”
Kalau hubungan lebih banyak bikin nangis daripada ketawa, ini adalah alasan yang sangat valid buat putus. - “Our values and priorities don’t match up anymore, and I think we should go our separate ways.”
Visi yang berbeda soal masa depan, uang, atau prinsip hidup sering jadi penyebab utama berakhirnya sebuah hubungan.
- “The distance has become too much for me to handle, and I don’t think I can do this anymore.”
Jujur soal beban mental karena jarak itu jauh lebih baik daripada selingkuh sebagai pelarian. - “I need someone who can be physically present in my life, and unfortunately, we can’t provide that for each other right now.”
Ini adalah alasan yang sangat manusiawi karena kehadiran fisik emang nggak bisa digantikan oleh video call.
- “I’ve enjoyed our time together, but I don’t think we are a good match for the long term.”
Tetap menghargai waktu yang pernah lewat tapi tegas soal masa depan. - “I think it’s best if we end things here and move on separately.”
To the point dan nggak memberikan ruang buat perdebatan yang nggak perlu. - “I’m not happy in this relationship anymore, and I think we both deserve to find happiness elsewhere.”
Setiap orang berhak bahagia, termasuk kamu dan pasangan kamu.
- “I value our friendship more than our romantic relationship, and I think we work better as friends.”
Ini klasik, tapi kalau niatnya tulus, ini bisa menyelamatkan pertemanan kalian. - “Thank you for all the beautiful memories, but I feel that it’s time for me to move on.”
Cara manis buat bilang selamat tinggal tanpa harus menjelek-jelekkan masa lalu. - “I will always have respect for you, but I don’t think we should be together as a couple anymore.”
Menegaskan kalau rasa hormat itu tetap ada meskipun rasa cinta sudah hilang. - “I want us both to be with people who can fulfill our needs, and I don’t think we can do that for each other.”
Menunjukkan kalau kamu juga peduli sama kebahagiaan dia di masa depan. - “Let’s end this now while we still have respect for each other, before things turn bitter.”
Cara yang sangat dewasa buat mencegah hubungan jadi “toxic” karena dipaksain terus.
Tips Mengakhiri Hubungan Secara Dewasa
Setelah kamu memilih kalimat yang paling pas dari daftar di atas, ada beberapa etika yang perlu kamu perhatikan biar proses putus ini nggak berakhir jadi bencana.
1. Jangan Pernah Putus Lewat Chat (Kecuali Terpaksa)
Di era digital 2026, emang gampang banget tinggal ketik terus kirim. Tapi, putus lewat chat itu kesannya sangat nggak menghargai perasaan orang lain. Kalau bisa ketemu langsung, itu jauh lebih baik. Kalau LDR, minimal lewat video call biar dia bisa liat ekspresi kamu dan ngerasain ketulusan kamu.
2. Pilih Waktu yang Tepat
Jangan mutusin pacar pas dia lagi sibuk-sibuknya sama kerjaan, lagi ujian, atau lagi berduka. Cari waktu di mana kalian berdua punya ruang buat ngomong tanpa ada gangguan eksternal yang bikin makin stres.
3. Be Firm, Don’t Negotiate
Kalau kamu udah yakin mau putus, jangan biarkan dirimu ditarik lagi ke dalam hubungan lewat rasa bersalah. Banyak orang gagal putus karena nggak tega liat pasangannya nangis atau memohon. Ingat, kalau kamu balik lagi cuma karena kasihan, itu bukan cinta namanya. Itu cuma bakal menunda luka yang lebih besar nanti.
4. Berikan Penjelasan, Tapi Jangan Menyalahkan
Jelaskan alasan kamu pakai “I statements” (Saya merasa…) daripada “You statements” (Kamu itu selalu…). Contohnya, “Saya merasa kita sudah tidak cocok” itu jauh lebih baik daripada “Kamu itu egois banget.” Fokus ke perasaan kamu sendiri biar dia nggak merasa diserang secara personal.
Cara Menghadapi Respon Setelah Mengucapkan Kalimat Putus
Dunia nggak langsung berhenti berputar setelah kata “putus” keluar. Bakal ada reaksi dari dia yang harus kamu hadapi.
- Kalau dia marah: Tetap tenang. Jangan terpancing buat ikutan teriak. Bilang saja, “I understand that you’re angry, but my decision is final.”
- Kalau dia memohon: Tegaskan lagi alasan kamu. “I’ve thought about this for a long time, and I know this is what’s best for me.”
- Kalau dia minta waktu buat sendiri: Berikan. Jangan terus-terusan chat dia buat nanya “Are you okay?” karena itu malah bikin dia susah move on.
Penutup
Putus sama pacar dalam bahasa Inggris emang butuh keberanian ekstra. Dengan menggunakan kalimat-kalimat yang tepat, kamu udah menunjukkan kalau kamu adalah pribadi yang berkelas dan punya empati tinggi. Bahasanya mungkin beda, tapi rasa sakitnya pasti sama. Yang penting, sampaikan dengan jujur, tegas, tapi tetap manusiawi.
Setiap akhir hubungan adalah awal dari perjalanan baru buat kamu mencari kebahagiaan yang sesungguhnya. Jadi, ambil napas dalam-dalam, kuatkan hati, dan bicaralah. Kamu berhak buat merasa bebas dan bahagia lagi.
Semoga daftar kalimat dan tips di atas bisa membantu kamu melewati masa sulit ini dengan lancar. Ingat, kejujuran adalah hadiah terbaik yang bisa kamu berikan kepada seseorang sebelum kamu melangkah pergi.Kalau menurut kalian artikel kami sangat bagus dan bermanfaat, jangan lupa share artikel kami di media sosial kalian. Dan kabarin juga teman kalian yang ingin belajar bahasa Inggris. Jangan lupa untuk follow akun instagram, akun tiktok, dan akun twitter kami ya teman-teman. Kalau kamu tertarik untuk belajar bahasa Inggris, kamu bisa kunjungi website kami disini.












