IELTS vs TOEFL vs PTE: Mana yang Terbaik untuk LPDP?

IELTS vs TOEFL vs PTE Mana yang Terbaik untuk LPDP? - Kampung Inggris

Kampung Inggris – Bagi kamu yang berencana mendaftar beasiswa LPDP, kemampuan bahasa Inggris adalah salah satu syarat paling krusial. Tidak sedikit pelamar gagal melangkah ke tahap berikutnya hanya karena skor bahasa Inggris belum memenuhi standar. Di sinilah muncul pertanyaan klasik yang sering bikin galau: IELTS vs TOEFL vs PTE, mana yang paling cocok dan terbaik untuk LPDP?

Ketiga tes ini sama-sama diakui secara internasional dan sama-sama bisa digunakan untuk mendaftar LPDP. Namun, masing-masing punya karakter, format, tingkat kesulitan, dan strategi persiapan yang berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbandingan IELTS, TOEFL, PTE khusus untuk kebutuhan LPDP, agar kamu bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi dan kemampuanmu.

Peran Tes Bahasa Inggris dalam Seleksi LPDP

LPDP bukan sekadar mencari kandidat dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga calon awardee yang siap bersaing di lingkungan internasional. Oleh karena itu, tes bahasa Inggris menjadi alat ukur penting untuk memastikan bahwa pelamar mampu mengikuti perkuliahan, diskusi akademik, dan penulisan ilmiah dalam bahasa Inggris.

Dalam konteks ini, LPDP menerima beberapa jenis tes bahasa Inggris internasional, di antaranya IELTS, TOEFL, PTE. Artinya, tidak ada satu tes yang secara mutlak lebih unggul dari yang lain. Semua kembali pada strategi dan kesiapan masing-masing pelamar.

Mengenal IELTS Secara Umum

IELTS atau International English Language Testing System adalah salah satu tes bahasa Inggris paling populer di dunia. Tes ini banyak digunakan untuk keperluan studi, kerja, dan imigrasi.

IELTS menguji empat kemampuan utama, yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Salah satu ciri khas IELTS adalah tes speaking yang dilakukan secara langsung dengan examiner, bukan melalui komputer. Bagi sebagian orang, hal ini menjadi nilai plus karena terasa lebih natural, tetapi bagi yang mudah gugup, justru bisa menjadi tantangan.

Dalam konteks LPDP, IELTS sangat sering digunakan oleh pelamar karena formatnya sudah lama dikenal dan banyak tersedia tempat kursus serta simulasi latihannya.

Kelebihan IELTS untuk LPDP

Salah satu kelebihan utama IELTS adalah tingkat penerimaannya yang luas. Hampir semua universitas di dunia menerima IELTS, dan LPDP pun secara jelas mencantumkan IELTS sebagai salah satu tes resmi.

Selain itu, materi IELTS dianggap cukup representatif dengan kondisi akademik. Writing task, misalnya, melatih kemampuan menulis esai dan analisis grafik, yang sangat relevan dengan tugas kuliah di luar negeri.

Bagi pelamar LPDP yang kuat di kemampuan berbicara dan terbiasa diskusi, IELTS sering dianggap lebih nyaman dibandingkan tes lain.

Kekurangan IELTS yang Perlu Dipertimbangkan

Meski populer, IELTS juga memiliki tantangan tersendiri. Tes writing IELTS sering dianggap cukup sulit karena penilaiannya ketat, terutama untuk grammar dan coherence. Selain itu, skor IELTS menggunakan sistem band (0–9) yang bagi sebagian orang terasa kurang intuitif.

Biaya tes IELTS juga relatif mahal, dan jadwal tes di beberapa daerah bisa cukup terbatas, sehingga perlu perencanaan yang matang.

Mengenal TOEFL dan Variasinya

Ketika membahas IELTS, PTE, TOEFL tidak bisa dilewatkan. Saat ini, LPDP umumnya menerima TOEFL iBT (Internet-Based Test), bukan TOEFL ITP.

TOEFL iBT sepenuhnya berbasis komputer dan menguji empat skill utama: reading, listening, speaking, dan writing. Berbeda dengan IELTS, tes speaking TOEFL dilakukan dengan merekam suara, bukan berbicara langsung dengan penguji.

TOEFL sering dianggap lebih “akademik” karena banyak menggunakan konteks perkuliahan, seperti ceramah dosen dan diskusi kelas.

Kelebihan TOEFL untuk Pelamar LPDP

Bagi pelamar yang kurang nyaman berbicara langsung dengan orang asing, TOEFL bisa terasa lebih aman karena speaking dilakukan di depan komputer. Selain itu, format soal TOEFL relatif konsisten dan terstruktur.

Reading dan listening TOEFL juga sering dianggap lebih mudah diprediksi dibandingkan IELTS, terutama bagi pelamar yang terbiasa membaca teks panjang dan mendengarkan penjelasan akademik.

Dalam perbandingan IELTS, TOEFL, PTE sering menjadi pilihan bagi pelamar dengan latar belakang akademik yang kuat dan terbiasa dengan ujian berbasis komputer.

Kekurangan TOEFL yang Perlu Diwaspadai

Meski terdengar aman, TOEFL juga memiliki tantangan. Tes listening TOEFL cukup panjang dan membutuhkan konsentrasi tinggi. Selain itu, speaking TOEFL menuntut kemampuan merespons dengan cepat dalam waktu yang terbatas, yang bisa membuat panik jika tidak terbiasa.

Biaya TOEFL iBT juga tidak murah, dan hasil tes biasanya membutuhkan waktu beberapa hari hingga resmi keluar.

Mengenal PTE sebagai Alternatif Modern

PTE atau Pearson Test of English adalah tes bahasa Inggris berbasis komputer yang relatif lebih baru dibandingkan IELTS dan TOEFL. Dalam beberapa tahun terakhir, PTE semakin populer dan mulai banyak dipilih oleh pelamar LPDP.

Salah satu ciri utama PTE adalah sistem penilaian yang sepenuhnya menggunakan AI. Tidak ada examiner manusia yang menilai secara langsung. Hal ini membuat hasil tes PTE sering dianggap lebih objektif dan konsisten.

Dalam konteks IELTS, TOEFL, PTE, PTE sering disebut sebagai opsi paling modern dan cepat.

Kelebihan PTE untuk LPDP

Salah satu keunggulan terbesar PTE adalah kecepatan hasil tes. Skor PTE biasanya keluar dalam hitungan hari, bahkan ada yang kurang dari seminggu. Ini sangat membantu pelamar LPDP yang berpacu dengan deadline.

Format PTE juga terintegrasi. Satu soal bisa menguji beberapa skill sekaligus, seperti listening dan writing. Bagi pelamar yang cepat berpikir dan terbiasa dengan komputer, PTE bisa menjadi pilihan yang sangat efisien.

Selain itu, speaking PTE dinilai oleh sistem, sehingga tidak ada faktor subjektif dari penguji.

Kekurangan PTE yang Perlu Dipertimbangkan

Namun, PTE juga bukan tanpa kelemahan. Karena sepenuhnya berbasis komputer, PTE sangat sensitif terhadap pengucapan dan kejelasan suara. Aksen yang terlalu kuat atau suara yang kurang jelas bisa memengaruhi skor.

Selain itu, tidak semua orang nyaman berbicara ke komputer tanpa lawan bicara. Bagi sebagian pelamar, ini justru terasa lebih canggung dibandingkan speaking IELTS.

Materi latihan PTE juga masih relatif lebih sedikit dibandingkan IELTS dan TOEFL, meskipun jumlahnya terus bertambah.

Tabel Perbandingan IELTS vs TOEFL vs PTE untuk LPDP

Aspek PerbandinganIELTSTOEFL iBTPTE Academic
Nama TesInternational English Language Testing SystemTest of English as a Foreign Language (Internet-Based Test)Pearson Test of English Academic
PenyelenggaraBritish Council, IDP, CambridgeETS (Educational Testing Service)Pearson
Diterima LPDPYaYaYa
Sistem TesPaper-based / Computer-basedFull computer-basedFull computer-based
Skill yang DiujiListening, Reading, Writing, SpeakingReading, Listening, Speaking, WritingReading, Listening, Speaking, Writing
Speaking TestTatap muka dengan examinerRekam suara ke komputerRekam suara ke komputer (dinilai AI)
Gaya SpeakingLebih natural seperti percakapanMonolog singkat dan terstrukturSangat teknis dan cepat
Fokus MateriAkademik & sehari-hariAkademik (kuliah, diskusi kampus)Akademik + kemampuan multitasking
Sistem SkorBand 0–9Skor 0–120Skor 10–90
Skor Minimum LPDP (umum)*6.59058
Tingkat Kesulitan WritingDianggap cukup sulitTerstruktur dan teknisTerintegrasi dengan skill lain
ListeningAksen beragamAksen Amerika dominanCepat dan berbasis komputer
ReadingVariatif dan panjangAkademik dan panjangLebih singkat tapi cepat
Durasi Tes± 2 jam 45 menit± 3 jam± 2 jam
Waktu Keluar Hasil± 5–13 hari± 6–10 hari± 2–5 hari
Ketersediaan JadwalBanyakBanyakCukup banyak (tergantung kota)
Biaya TesRelatif mahalRelatif mahalRelatif mahal
Cocok untuk SiapaYang nyaman berbicara langsungYang kuat akademik & strukturYang butuh hasil cepat & tech-savvy
Kelebihan UtamaNatural, paling umumAkademik, terstrukturCepat, objektif (AI)
Kekurangan UtamaWriting ketatListening panjangSensitif pronunciation

*Catatan: Skor minimum LPDP bisa berubah sesuai tahun dan jenjang, selalu cek ketentuan resmi LPDP terbaru.

Perbandingan IELTS, TOEFL, PTE untuk LPDP

Jika dilihat dari sisi pengakuan LPDP, IELTS, TOEFL, PTE semuanya sah dan diterima. Tidak ada tes yang secara resmi “lebih unggul” di mata LPDP. Yang terpenting adalah skor akhir memenuhi syarat minimum yang ditetapkan.

Dari sisi gaya tes, IELTS cocok untuk kamu yang nyaman berbicara langsung dan suka format diskusi. TOEFL cocok untuk kamu yang kuat di konteks akademik dan nyaman dengan tes terstruktur. Sementara PTE cocok untuk kamu yang cepat, terbiasa dengan komputer, dan ingin hasil cepat.

Mana yang Paling Direkomendasikan untuk LPDP?

Jawaban jujurnya, tidak ada satu tes yang paling benar untuk semua orang. Dalam memilih antara IELTS, TOEFL, PTE, yang terbaik adalah yang paling sesuai dengan kekuatanmu.

Jika kamu kuat di speaking dan ingin interaksi langsung, IELTS bisa jadi pilihan. Jika kamu lebih suka sistem yang terukur dan akademik, TOEFL bisa lebih aman. Jika kamu butuh hasil cepat dan nyaman dengan teknologi, PTE layak dipertimbangkan.

Banyak awardee LPDP yang lolos dengan IELTS, TOEFL, maupun PTE. Artinya, peluangmu tidak ditentukan oleh jenis tes, melainkan oleh persiapan dan strategi.

Tips Memilih Tes Bahasa Inggris untuk LPDP

Sebelum memutuskan, cobalah mengikuti simulasi ketiga tes tersebut. Dengan mencoba mock test IELTS, TOEFL, dan PTE, kamu bisa merasakan langsung mana yang paling cocok.

Perhatikan juga faktor waktu, biaya, dan ketersediaan lokasi tes. Jangan lupa untuk mengecek skor minimum LPDP terbaru agar target belajarmu jelas sejak awal.

Penutup

Dalam perbandingan IELTS, TOEFL, PTE untuk LPDP, tidak ada jawaban mutlak mana yang terbaik. Ketiganya sama-sama diakui dan memiliki peluang yang sama besar.

Kunci utamanya adalah mengenali diri sendiri, memahami karakter masing-masing tes, dan mempersiapkan diri dengan strategi yang tepat. Dengan persiapan yang matang, tes mana pun bisa menjadi pintu masuk menuju beasiswa LPDP dan studi impianmu di luar negeri.

Kalau menurut kalian artikel kami sangat bagus dan bermanfaat, jangan lupa share artikel kami di media sosial kalian. Dan kabarin juga teman kalian yang ingin belajar bahasa Inggris. Jangan lupa untuk follow akun instagram, akun tiktok, dan akun twitter kami ya teman-teman. Kalau kamu tertarik untuk belajar bahasa Inggris, kamu bisa kunjungi website kami disini.

Ditulis oleh : Rizqi & Fadhillah

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *