Kampung Inggris – Skor TOEFL IBT masih menjadi salah satu tolok ukur kemampuan bahasa Inggris yang paling diakui secara global sampai tahun 2026. Banyak universitas, perusahaan internasional, hingga lembaga beasiswa masih menjadikan tes ini sebagai syarat utama. Sayangnya, masih banyak orang yang bingung soal bagaimana sebenarnya cara menghitung skor TOEFL IBT, bagaimana sistem penilaiannya, dan apa arti angka-angka yang muncul di hasil tes.
Kalau kamu termasuk yang sering bertanya, “Skor TOEFL IBT aku itu sebenarnya bagus atau belum?” atau “Nilai listening, reading, writing, dan speaking dihitungnya gimana sih?”, artikel ini akan membantu kamu memahami semuanya dengan cara yang simpel dan mudah dipahami.
Apa Itu TOEFL iBT?
TOEFL IBT adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language Internet-Based Test. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang dalam konteks akademik. Berbeda dengan tes bahasa Inggris biasa, TOEFL IBT menilai kemampuan berbahasa secara menyeluruh, bukan hanya hafalan grammar atau kosakata.
Tes ini menguji empat skill utama, yaitu membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Semua bagian tersebut saling terhubung dan mencerminkan bagaimana bahasa Inggris digunakan dalam situasi nyata, terutama di lingkungan kampus internasional.
Komponen Penilaian TOEFL IBT
Sebelum masuk ke cara menghitung skor TOEFL IBT, kamu perlu tahu dulu bagian-bagian tes yang dinilai. TOEFL IBT terdiri dari empat section utama yang masing-masing memiliki bobot skor tersendiri.
Setiap bagian tidak saling memengaruhi secara langsung, tetapi hasil akhirnya akan dijumlahkan untuk mendapatkan total skor TOEFL IBT kamu.
Skor TOEFL IBT dan Rentang Nilainya
Skor TOEFL IBT berada dalam rentang 0 sampai 120. Setiap section memiliki skor maksimal 30, sehingga jika dijumlahkan dari empat section, total nilai tertingginya adalah 120.
Artinya, tidak ada sistem lulus atau tidak lulus dalam TOEFL IBT. Semua skor bersifat relatif dan tergantung pada kebutuhan institusi atau tujuan kamu. Ada kampus yang meminta skor minimal 80, ada juga yang menetapkan standar di atas 100.
Cara Menghitung Skor TOEFL iBT 2026
Sistem Penilaian Tiap Section
Cara menghitung skor TOEFL IBTS ada disetiap section (Listening, Reading, Speaking, Writing). Kemudian, section tersebut diberi skor mentah (raw score). Skor ini kemudian dikonversi oleh ETS ke skala 0–30 menggunakan tabel resmi.
Konversi Nilai Mentah ke Skala 0–30
Misalnya, kamu menjawab 32 dari 40 soal Listening dengan benar. Berdasarkan tabel konversi ETS, skor mentah 32 bisa dikonversi menjadi skor 26 di skala TOEFL iBT. Begitu juga dengan section lainnya.
Cara Menghitung Skor TOEFL IBT
Setelah setiap section mendapat skor 0–30, total skor TOEFL iBT dihitung dengan menjumlahkan keempatnya:
Total Score = Listening + Reading + Speaking + Writing
Contoh:
Listening = 26
Reading = 24
Speaking = 23
Writing = 25
Total = 98/120
Jadi, skor akhir TOEFL iBT-mu adalah 98.
Contoh Cara Menghitung Skor TOEFL IBT
Bayangkan kamu mengikuti TOEFL iBT dan hasilnya seperti ini:
- Listening: 20 jawaban benar → skor 22
- Reading: 25 jawaban benar → skor 27
- Speaking: dinilai 4/4 oleh rater → skor 26
- Writing: dinilai 3.5/5 → skor 23
Totalnya adalah 98/120, termasuk kategori “High Intermediate”.
Perbedaan Skema Cara Menghitung Skor TOEFL IBT 2026 dan Versi Sebelumnya
ETS memperbarui sistem cara menghitung skor TOEFL IBT pada 2026 agar penilaian lebih akurat dan transparan. Perbedaannya meliputi:
- Durasi tes dipersingkat menjadi sekitar 90 menit.
- Jumlah soal Reading dan Listening berkurang.
- Sistem AI-assisted scoring membantu mempercepat hasil Speaking dan Writing.
- Tabel konversi diperbarui agar hasil lebih representatif terhadap kemampuan bahasa.
Tabel Konversi Resmi ETS Terbaru 2026
| Section | Skor Mentah (Benar) | Skor Skala (0–30) |
| Listening | 15–16 | 18 |
| Listening | 25–26 | 24 |
| Listening | 35–36 | 29 |
| Reading | 15–16 | 17 |
| Reading | 25–26 | 25 |
| Reading | 35–36 | 30 |
| Speaking | 4/4 | 30 |
| Speaking | 3/4 | 23 |
| Writing | 4.5–5 | 29–30 |
| Writing | 3–3.5 | 22–24 |
Catatan: Tabel ini merupakan adaptasi dari panduan ETS terbaru 2026 untuk konversi umum, hasil aktual bisa sedikit berbeda tergantung algoritma resmi ETS.
Cara Menghitung Skor Reading TOEFL IBT
Bagian reading menguji kemampuan kamu dalam memahami teks akademik berbahasa Inggris. Biasanya, kamu akan membaca beberapa teks panjang dengan topik akademik dan menjawab pertanyaan berdasarkan isi bacaan tersebut.
Jumlah soal reading bisa bervariasi, tetapi skor akhirnya akan dikonversi ke skala 0 sampai 30. Setiap jawaban benar memiliki nilai tertentu, lalu hasil mentah tersebut akan dikonversi oleh sistem ETS ke skor resmi reading TOEFL IBT.
Semakin banyak jawaban benar yang kamu dapatkan, semakin tinggi pula skor reading kamu. Tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah, jadi menebak tetap lebih baik daripada tidak menjawab sama sekali.
Cara Menghitung Skor Listening TOEFL IBT
Skor TOEFL IBT untuk bagian listening juga menggunakan skala 0 sampai 30. Di bagian ini, kamu akan mendengarkan percakapan dan monolog akademik, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan audio tersebut.
Sistem penilaiannya mirip dengan reading. Jawaban benar akan dihitung sebagai raw score, lalu dikonversi menjadi skor resmi. Tingkat kesulitan soal dan variasi audio sudah diperhitungkan dalam sistem konversi, jadi kamu tidak perlu khawatir soal perbedaan tingkat kesulitan antar tes.
Listening sering menjadi tantangan bagi banyak peserta karena membutuhkan konsentrasi tinggi dan kemampuan memahami aksen bahasa Inggris akademik.
Cara Menghitung Skor Speaking TOEFL IBT
Bagian speaking sering dianggap paling menegangkan karena kamu harus berbicara langsung dalam bahasa Inggris. Skor TOEFL IBT untuk speaking juga berada di rentang 0 sampai 30.
Jawaban kamu akan direkam dan dinilai oleh penilai manusia yang sudah terlatih, dibantu oleh sistem penilaian otomatis. Penilaian speaking tidak hanya melihat kelancaran berbicara, tetapi juga kejelasan pengucapan, struktur kalimat, kosakata, dan kemampuan menyampaikan ide secara logis.
Setiap tugas speaking akan dinilai, lalu hasilnya dirata-ratakan untuk menghasilkan skor akhir speaking kamu.
Cara Menghitung Skor Writing TOEFL IBT
Writing menjadi bagian terakhir dalam TOEFL IBT dan memiliki skor maksimal 30. Di section ini, kamu biasanya diminta menulis dua jenis esai, yaitu integrated task dan independent task.
Jawaban writing akan dinilai berdasarkan kualitas isi, organisasi tulisan, penggunaan grammar, serta ketepatan kosakata. Sama seperti speaking, penilaian dilakukan oleh manusia dan sistem otomatis untuk menjaga objektivitas.
Skor dari kedua tugas writing akan digabungkan dan dikonversi menjadi skor akhir writing TOEFL IBT.
Interpretasi Skor TOEFL IBT
Memahami skor TOEFL IBT bukan hanya soal angka, tetapi juga soal level kemampuan bahasa Inggris kamu. Skor di bawah 60 biasanya menunjukkan kemampuan dasar hingga menengah. Skor antara 60 sampai 90 menunjukkan kemampuan menengah hingga cukup baik. Sementara skor di atas 100 umumnya dianggap sangat baik dan kompetitif untuk universitas top dunia.
Namun, standar ini bisa berbeda-beda tergantung institusi. Oleh karena itu, selalu cek persyaratan skor TOEFL IBT dari kampus atau lembaga tujuan kamu.
Apakah Sistem Penilaian TOEFL IBT Berubah di Tahun 2026?
Hingga tahun 2026, sistem dasar perhitungan skor TOEFL IBT masih menggunakan konsep yang sama, yaitu empat section dengan skor maksimal 30. Perubahan yang biasanya terjadi lebih ke format soal, durasi tes, atau penyempurnaan sistem penilaian, bukan pada cara menghitung skor akhirnya.
Artinya, kamu masih bisa menggunakan pemahaman ini sebagai acuan utama saat mempersiapkan diri menghadapi TOEFL IBT.
Tips Meningkatkan Skor TOEFL IBT
Memahami cara menghitung skor TOEFL IBT akan membantu kamu menyusun strategi belajar yang lebih efektif. Jika skor speaking kamu selalu rendah, berarti kamu perlu fokus latihan berbicara.
Jika reading atau listening masih lemah, latihan memahami teks dan audio akademik harus lebih sering dilakukan. Dengan mengetahui bagian mana yang paling memengaruhi total skor kamu, persiapan TOEFL IBT bisa jadi jauh lebih terarah dan efisien.
Baca juga: Mengenal Pentingnya Belajar Grammar Tak Cuma Tenses !!
Penutup
Skor TOEFL IBT bukan sekadar angka di sertifikat, tetapi gambaran nyata dari kemampuan bahasa Inggris kamu secara akademik. Dengan memahami cara menghitung skor TOEFL IBT, kamu jadi bisa membaca hasil tes dengan lebih objektif dan tahu langkah apa yang perlu diperbaiki ke depannya.
Semoga penjelasan ini membantu kamu memahami sistem penilaian TOEFL IBT di tahun 2026 dengan lebih jelas dan tidak lagi bingung saat melihat hasil skor. Kalau kamu sedang mempersiapkan tes TOEFL IBT, ingat bahwa latihan konsisten dan strategi yang tepat jauh lebih penting daripada sekadar mengejar angka tinggi.
Kalau menurut kalian artikel kami sangat bagus dan bermanfaat, jangan lupa share artikel kami di media sosial kalian. Dan kabarin juga teman kalian yang ingin belajar bahasa Inggris. Jangan lupa untuk follow akun instagram, akun tiktok, akun youtube, dan akun twitter kami ya teman-teman. Kalau kamu tertarik untuk belajar bahasa Inggris, kamu bisa kunjungi website kami disini.
Ditulis oleh : Rizqi & Thoha













